desainrumahgratis

Rabu, 25 Juli 2012

Contoh Desain Kamar Tidur: WARNA PADA KAMAR TIDUR

Seperti apa jadinya nanti sebuah kamar tidur sangat ditentukan oleh warna yang digunakan dalam kamar tidur tersebut. Baik itu warna untuk dinding kamar maupun warna furniture ataupun warna benda lain didalamnya. Suasana yang ditimbulkan oleh warna akan mempengaruhi emosi penghuninya. Jadi ada baiknya kita menyesuaikan warna kamar tidur sesuai dengan tingkat emosi penghuninya yang dapat kita ukur berdasarkan usia. Toh, dalam membuat kamar tidur kita pun selalu mengklasifikannya dengan kamar tidur utama (orang tua) dan kamar tidur anak.
Warna Kamar Tidur Utama
Warna pada kamar tidur utama cenderung berusaha agar suasana yang akan dimunculkan adalah suasana yang hangat, romantis, intim dan kekeluargaan. Pada umumnya warna yang menjadi pilihan utama adalah warna netral seperti putih, krem, abu-abu, coklat muda, ungu muda dan lainnya. Pada gambar ini nampak warna yang dipilih adalah warna putih, abu-abu dan coklat.


Warna Kamar Tidur Anak Remaja



Anak remaja yang sudah beranjak dewasa biasanya mempunyai emosi yang sudah mulai tenang dibanding anak yang berada dimasa puber. Dan mereka sudah bisa menentukan warna apa yang mereka senangi. Yang perlu dicermati adalah remaja putri beda keinginan suasana kamar tidurnya dari pada remaja putra. Warna hijau, pink muda atau warna-warna peach lebih disukai oleh remaja putri, sedangkan warna biru banyak diminati oleh remaja pria.

Warna Kamar Tidur Anak Balita Sampai 12 Tahun


Untuk mewarnai dinding kamar tidur balita sampai 12 tahun, gunakanlah warna-warna yang cerah pada kamar tidur anak pada usia ini. Hal ini diharapkan akan memberikan suasana ceria pada si anak. Seperti yang diketahui bahwa warna cerah dapat mempengaruhi gerak motorik dan membantu perkembangan otak serta meningkatkan kreatifitas anak. Warna pink adalah pilihan utama, terutama sekali untuk anak perempuan. Tidak tertutup kemungkinan untuk menggunakan warna primer seperti merah, biru, kuning yang biasanya dicatkan pada kamar anak laki-laki.

Sumber diambil dari: bedroomdesign



Sabtu, 14 Juli 2012

Contoh Disain Rumah: RUMAH TIPE 48 DENGAN 2 KAMAR TIDUR

Perspektif tipe 48
Rumah dengan luas lantai 48 m2 ini dibangun diatas tanah berukuran 9 m x 15,5 m. Memiliki 2 buah kamar tidur dengan 1 kamar mandi.

Penyekat atau pembatas ruangan antara ruang tamu, ruang keluarga atau ruang makan serta dapur pada rumah ini sengaja dihilangkan. Selain untuk menghemat biaya pembangunannya, juga memanfaatkan kesan luas yang didapat dari tindakan tersebut.

Denah tipe 48

Artikel: CARA MENENTUKAN AC YANG TEPAT UNTUK KAMAR TIDUR

Pilihlah kapasitas AC sesuai besaran ruang kamar tidur anda. Lihat juga fiturnya, karena setiap merk AC mempunyai fitur yang berbeda. Selain itu kebutuhan konsumsi daya listriknya pun harus diperhatikan. Untuk melakukan penghematan pilih AC yang konsumsi listriknya lebih rendah.
Bermacam bentuk AC  yang diproduksi, bentuknya sudah menjadi bagian interior tersendiri di kamar anda.




Saat membeli AC berilah data ukuran kamar yang benar kepada salesnya karena ini menentukan kapasitas AC yang tepat untuk ruangan tersebut. Sebab jika dipasang AC yang terlalu besar akan boros energi dan terlalu dingin. Sebaliknya bila ukuran AC nya terlalu kecil, AC ini tidak akan mampu mendinginkan seluruh ruangan. Pada akhirnya suhu AC dipasang sangat rendah dan akan boros energi juga.
Ini cara menentukannya. Untuk mendapatkan suhu kamar tidur antara 23°C – 25°C dibutuhkan kapasitas pendingin 500 BTU/h/m2 pada siang hari, sedangkan pada malam hari memerlukan 350 BTU/h/m2 diasumsikan ketinggian plafond kamar tidur 3 meter. BTU adalah satuan energi singkatan dari British Thermal Unit yang merupakan satuan yang digunakan seberapa besar panas yang dapat dikeluarkan dari suatu ruang dalam waktu satu jam.

Jika kamar tidur anda berukuran 4 x 5 m, maka luasnya = 20 m2.
Energi yang dibutuhkan untuk ruangan itu pada siang hari adalah: Luas x 500 BTU/h/m2
= 20 m2 x 500 BTU/h/m2
= 10.000 BTU/h
Energi yang dibutuhkan untuk ruangan itu pada malam hari adalah: Luas x 350 BTU/h/m2
= 20 m2 x 350 BTU/h/m2
= 7.000 BTU/h

Berdasarkan hasil yang di atas AC yang anda perlukan adalah yang memiliki kapasitas 10.000 BTU, atau sering disebut juga 1 PK. Untuk mengetahui nilai BTU atau nilai PK ini dapat anda lihat melalui brosur, kemasan ataupun pada AC itu sendiri.

Perkembangan teknologi AC sekarang sangat konsern terhadap program hemat energi. Yang perlu anda perhatikan adalah kesesuaian kapasitas AC tersebut dengan kamar tidur anda.

Jumat, 13 Juli 2012

Artiker: WALLPAPER PENGHANGAT SUASANA KAMAR TIDUR

Konon asal muasal penggunaan wallpaper ini berawal dari kebiasaan para bangsawan di abad pertengahan menggantungkan permadani pada dinding ruangan rumah mereka. Pada saat itu maksud mereka menggantung permadani-permadani besar itu pada dinding ruangannya selain untuk menambah warna atau menyemarakkan suasana ruangan juga berfungsi benar-benar sebagai penghangat ruangan karena diyakini bahwa permadani itu mampu menahan panas dalam ruangan.
 Contoh di atas adalah wallpaper zaman dulu (sumber wikipedia)

Karena harga permadani terlalu mahal dan hanya orang yang kaya saja yang bisa melakukannya maka dibuatlah material penghias dinding ini dengan bahan dasar kertas yang sekarang dikenal dengan wallpaper atau kertas dinding. Pada awal kemunculannya motif wallpaper hampir mirip dengan motif atau lukisan yang terdapat pada permadani. Sehingga dibutuhkan keahlian pelukis-pelukis saat itu untuk mendesain wallpaper.

Sekarang ini motif, corak dan warna wallpaper sangat beragam. Boleh dikatakan apapun yang anda inginkan sekarang ini ada. Mulai dari yang polos sampai yang berteksturpun ada.


Contoh wallpaper saat ini (sumber wallpaperstogo)

Selain mampu sebagai penghangat suasana pada kamar tidur, wallpaper mampu menutupi cacat dinding kamar anda misalnya dinding kurang rata atau retak rambut (bagi orang yang perfeksionis ini sangat mengganggu).
Lebih lagi saat ini dengan kemampuan teknologi yang memungkinkan untuk membuat dekoratif dinding ruang ini tidak hanya terbatas dari bahan kertas saja. Jika dahulu bahannya permadani, sekarang selain dari kertas bahan untuk menyemarak suasana ruang tidur anda juga terbuat dari vinyl, fabric, daun kering, batu artifisial dan kerang. Sehingga sebutan wallpaper mulai bergeser menjadi wallcover.

Artikel: PLAFON

Kata plafon berasal dari kata plafond (bahasa Perancis), yang berarti langit-langit. Ceiling (bahasa Inggris) istilah yang lebih sering digunakan dalam pekerjaan bangunan. Langit-langit (ceiling atau plafon) adalah permukaan interior bagian atas sebuah ruangan.
Penggunaan plafon awalnya hanya bertujuan untuk menutupi struktur bagian atas sebuah ruangan, baik itu struktur beton lantai atas ataupun rangka kuda-kuda atap. Namun sekarang ini, penggunaan plafon juga mempunyai peranan penting dalam mendesain sebuah ruangan. Sangat erat kaitannya dengan penataan cahaya (penataan lampu).
Para designer pun selalu menggunakan unsur ini dalam merancang sebuah kamar tidur. Aneka macam materialpun sudah mendukung untuk membentuk plafon yang diinginkan, mulai dari triplek, gypsum, lambersering dan aluminium (sering untuk bagian luar). Penanganan finishingnya juga beragam, ada yang menggunakan cat, meng-ekspos dengan cara hanya melapisi coating atau cat impra, dan bahkan melukisnya. Semua tergantung selera dan kemampuan penggunanya…
Pada desain kamar tidur ini menunjukkan begitu dominannya peranan plafon pada ruangan ini. Cekukan plafon pada dinding bahagian jendela dimanfaatkan sebagai penutup rail gorden. Penempatan lampu untuk pencahayaan memanfaatkan pola desain plafon. Pemilihan warna dan material serta desain antara langit-langit, dinding dan lantai memberikan kesan yang menyatu, apik dan elegan.

Photo diambil dari: gharexpert

Contoh Kamar Tidur: PINK SELALU JADI FAVORIT

Hampir bisa dipastikan, jika diajukan pertanyaan kepada anak gadis anda tentang warna apa yang ia mau untuk kamar tidurnya, mereka akan memilih warna pink.

Memang warna merah jambu ini identik dengan wanita atau lebih sering dikaitkan dengan hal yang feminin. Jika sudah demikian, pastikan anda melakukannya dengan tepat. Sebaiknya jangan semua sisi dinding kamar tidur dicat dengan warna itu, bisa-bisa nanti akan menimbulkan kesan panas. Kalaupun terpaksa, kombinasikanlah dengan warna yang lebih muda. Penerapan warna putih pada elemen kamar tidur lainnya sangat disarankan.

Contoh Kamar Tidur: POSISI DAN BENTUK JENDELA KAMAR TIDUR

Penempatan posisi jendela dan bentuk jendela dipengaruhi oleh beberapa pertimbangan-pertimbangan diantaranya:
  1. Posisi jendela disesuaikan dengan penetrasi cahaya pada siang hari. Jika bentuk jendela yang tinggi akan memberikan penetrasi cahaya yang baik ke dalam ruangan. Jendela yang memanjang horizontal akan memberikan penyebaran cahaya yang baik ke arah samping terutama di dekat jendela itu sendiri.
  2. Posisi jendela disesuaikan dengan pemandangan ke luar dan jenis aktivitas. Jika terdapat pemandangan yang baik, maka bentuk jendela dapat dibuat sampai garis lantai sehingga dapat menghasilkan manfaat penuh dari pemandangan tersebut.
  3. Posisi dan bentuk jendela berdasarkan pengaman dan kemudahan untuk perawatan jendela itu sendiri. Bentuk jendela yang simple akan lebih memudahkan untuk perawatannya.
Pada gambar ini terlihat bahwa arsiteknya sangat memperhitungkan pertimbangan di atas dalam menentukan posisi dan bentuk jendela kamar tidur yang dirancangnya. Memilih jendela yang tinggi, jelas keinginan sang arsitek untuk mengharapkan penetrasi cahaya ke dalam ruangan sangat tercapai. Kemudian membuat jendela tinggi tersusun secara horizontal juga menjadikan penyebaran cahaya jadi merata. Dan yang terakhir membuat bukaan jendela sampai ke garis lantai sehingga pemandangan yang indah di luar kamar tidur ini dapat dinikmati secara maksimal oleh penghuninya

Contoh Kamar Tidur: KAMAR TIDUR WARNA UNGU-PUN JADI FAVORIT SI GADIS

Sesuai dengan karakter warna ungu yang dominan, kontras atau komplementer dibutuhkan suatu keahlian untuk mengaplikasikannya pada kamar tidur. Penempatan tempat tidur dengan warna putih pada bidang dinding warna ungu menunjukkan center point kamar tidur ini.

Keahlian penggradasian warna (turunan warna) tercermin pada kamar tidur ini. Mulai dari lemari, head tempat tidur dan meja nakas, designernya pengaplikasikan warna ungu dengan tingkat kekuatan warna yang berbeda yang kemudian ditegaskan dengan warna dasar putih.

Penempatan lukisan dengan background ungu muda pada dinding. Bed cover dan warna bantal pun dipilih warna ungu muda yang spektrumnya berbeda-beda. Tak salah maka kamar tidur ungu inipun bisa menjadi favorit bagi anak perempuan anda.

Photo diambil dari: bedroomdesign

Rabu, 11 Juli 2012

Contoh Plafon: PLAFON DENGAN MOTIF KLASIK YANG MENARIK

Inovasi terhadap material bahan bangunan memang tidak pernah berhenti. Tujuannya tak lain adalah berusaha memenuhi segala keinginan konsumen. Seperti halnya juga dengan plafon dimana yang selama ini biasa kita temui material plafon adalah triplek, kayu (lambersering), gypsum, aluminium, fiberglas dan eternit (yang satu ini jarang digunakan, karena konon dikabari mengandung asbes yang bisa mengganggu kesehatan).
Saat ini ada yang disebut 'tin ceiling' yakni plafon yang dibuat dari sejenis metal tipis yang dipress dengan berbagai macam potif yang diinginkan. Keunggulan jenis plafon ini jelas sangat tahan lama, anti air dan anti rayap.
Bagi penggemar rumah yang bergaya klasik akan terakomodasi keinginannya dengan plafon jenis ini. Sangat banyak pilihan motifnya dan apalagi jika pandai mengkombinasikannya dengan bahan atau material lain sehingga penampilan plafon rumah akan jadi lebih elegan.
Plafon diatas adalah merupakan kombinasi antara tin ceiling, gypsum dan kayu. Mengedepankan tin ceiling sebagai unsur klasik yang ditampilkan dan menggunakan kayu sebagai pembungkus balok untuk mempertegasnya serta memanfaatkan gypsum agar tampilan plafon tidak monoton.


Contoh gambar diambil dari: Gharexpert

Senin, 09 Juli 2012

Contoh Plafon: KOMBINASI PLAFON GYPSUM DAN KAYU

Menggunakan beberapa jenis material plafon menjadi alternatif yang cukup menarik untuk diterapkan pada rumah anda. Seperti pada gambar berikut dimana pada bagian dalam plafon digunakan material berunsur kayu sedangkan pada drop ceilingnya menggunakan gypsum. Paduan dua material ini saja sudah memberikan nilai artistik tersendiri sehingga tidak perlu menambahkan ornamen lainnya.


Contoh gambar diambil dari: Gharexpert





Contoh Plafon: DROP CEILING GYPSUM

Menentukan jenis atau bentuk plafon yang akan diterapkan pada rumah anda sebaiknya dilakukan dengan cermat. Hal ini dilakukan agar plafon yang dipasang nanti benar-benar cocok dengan ruangan di bawahnya. 
Saat ini sangat beragam bentuk dan keinginan orang terhadap plafon rumahnya. Plafon minimalis dengan konsep drop ceiling (bertingkat) sangat banyak diminati. Namun ada juga yang tidak menyukainya (terlalu kaku, katanya) atau sudah lumrah.
Ada cara lain yang mungkin bisa menjadikan plafon drop ceiling terlihat sedikit klasik. Dengan membentuk pola pada bagian dalam plafon serta menambahkan dengan les profil dan beding, akan sendirinya menghilangkan kesan minimalis yang kaku. Ditambah lagi dengan menambahkan lampu chandelier di tengah plafon tersebut.


Contoh gambar diambil dari: Gharexpert