Contoh Desain Kitchen Set 3: WARNA MILLENIUM PADA DAPUR

Ingat pada tahun 90 an? Warna cat rumah atau kantor sangat ngetrend menggunakan warna putih keabuan yang pada saat itu lebih populer dengan warna millenium.
Dengan paduan unsur stainless steel dan warna hitam, nuansa itu dapat hadir kembali di dapur anda.
Hasilnyapun lebih elegan dan tidak ketinggalan zaman




Gambar diambil dari: DAVINCI HAUS

Contoh Desain Kitchen Set 2: MENGATUR POSISI MENAMBAH FUNGSI

Pada kondisi dapur yang memanjang, meletakkan posisi kitchen set dengan tepat pun akan menjadikan dapur tidak hanya sekedar tempat memasak.
Pada gambar dapat dilihat bahwa dapur ini sebagai jalur sirkulasi ke belakang rumah. Kegiatan memasak tidak terganggu karena penempatan meja untuk sarapan berfungsi sebagai penghalang.





Sumber diambil dari: DAVINCI HAUS

Contoh Desain Kitchen Set 1: BERSIH, NYAMAN DAN FUNGSIONAL

Kebiasaan orang Indonesia yang meletakkan dapur dibagian belakang rumah atau pada bagian yang sedikit kemungkinan untuk dapat dilihat secara langsung, menjadikan dapur sebagai ruangan yang hanya berfungsi sebagai tempat memasak. Padahal adalah sesuatu yang bijak jika kita bisa memfungsikan sebuah ruangan dapat menampung berbagai kegiatan.
Anggapan kitchen set yang merupakan hanya sebuah dapur bersih harus dibuang jauh-jauh.

Pada gambar dapat dilihat bahwa dapur bisa juga memperindah sudut ruangan anda dan juga berfungsi sebagai tempat sarapan.

Jika dapur anda sudah seperti ini kenapa mesti malu untuk dilihat kolega anda ketika sedang memasak?



Sumber diambil dari: HUF HAUS

Contoh Disain Kamar Mandi 3: AROMATIK DAN ESTETIK

Menempatkan wewangian beraroma terapi serta tanaman indoor akan memberikan suasana kamar mandi lebih nyaman.
Selain itu furniture yang simple dan multi fungsi akan menambah keindahan dan keleluasaan dalam kamar mandi.
Bagian atas lemari dinding berfungsi sebagai display dan juga tempat tanaman dan lighting point. Dibalik kacanya terdapat rak-rak yang dapat digunakan untuk menyimpan peralatan mandi lainnya.




Sumber diambil dari: DAVINCI HAUS

Contoh Desain Ruang Keluarga 1: RUANG KELUARGA TANPA SEKAT

Dengan menghilangkan sekat atau dinding antara ruang keluarga dan ruang makan, kita akan memperoleh suasana lapang baik saat berada di ruang keluarga maupun saat duduk di meja makan.
Pada gambar kelihatan peranan plafon yang memberikan kesan bahwa ini satu ruangan, padahal ada dua fungsi ruangan dinaunginya, ruang makan dan ruang keluarga.





Sumber diambil dari: InteriCAD Lite

Contoh Desain Kamar Tidur 1: MENSIASATI KETERBATASAN RUANG KAMAR TIDUR












Keterbatasan besar ruangan untuk kamar tidur dapat disiasati dengan desain interior kamar tidur yang tepat termasuk pemilihan materialnya.
Perpaduan warna ikut memberikan andil besar dalam mendapatkan suasana yang lega dan nyaman di kamar tidur (lihat gambar 1).
Pada gambar 2 diperlihatkan bahwa bentuk atau desain plafon kamar tidur serta penempatan lampu dan sedikit cekukan pada dinding di samping tempat tidur memberikan kesan luas pada ruangan kamar tidur anda.


Sumber diambil dari: InteriCAD Lite

Artikel Cara Membangun Rumah 1: MEMBANGUN SENDIRI

Jika anda memang berniat membangun sendiri rumah anda dengan alasan tertentu, akan lebih baik anda mengikuti langkah-langkah berikut.

1. Pemilihan Lokasi Yang Tepat
Tata letak dan orientasi bangunan, pencapaian (akses), topographi tapak bangunan dan luas lokasi merupakan aspek-aspek yang menjadi perhatian. Menghadap ke timur, sudah mempunyai jalan masuk yang memadai, topographi tanah cocok untuk rumah yang akan anda bangun dan luas tanah yang cukup luas sehingga memungkinkan anda untuk mempunyai halaman ataupun taman, adalah suatu pilihan yang bagus. Jika belum terpenuhi, sebaiknya anda urungkan dulu niat anda untuk membangun rumah dan cari lokasi yang tepat. Kenapa demikian...? Karena akan menyulitkan anda untuk membangun. Dalam menentukan lokasi rumah, sebaiknya anda memang sebaiknya anda melakukan survey berulang kali. Tidak ada salahnya anda bertanya-tanya pada penduduk di sekitar lokasi tanah tersebut, mengenai keamanan lingkungan, apakah daerah itu sering kena banjir dan lain sebagainya. Harus anda ketahui bahwa ini adalah titik awal anda mulai mengeluarkan biaya dan selanjutnya biaya ini akan semakin banyak seiring dengan anda membangun rumah.

2. Pemilihan Denah Rumah
Banyak cara untuk mendapatkan contoh-contoh denah rumah, baik itu dari majalah, brosur-brosur, internet dan lain-lain. Pilih lah yang sesuai dengan kebutuhan anda dan bisa diterapkan pada tanah yang sudah ditentukan tadi. Sebaiknya dibicarakan bersama keluarga, karena yang akan menempati rumah ini bukan anda sendiri.

3. Urus Izin Membangun Rumah (IMB)
Sebelum mencari tukang untuk membangun, sebaiknya urus terlebih dahulu IMB nya. Karena dengan membayar retribusi IMB ini selain menjadi warga negara yang baik, anda juga melegalitaskan aset anda. Rumah yang memiliki IMB, mempunyai nilai ekonomi yang tinggi.
Lagi pula jika tidak mengurus IMB ada kemungkinan saat sedang membangun akan timbul masalah atau mungkin terhenti karena ditegur oleh pemerintah daerah setempat dan yang lebih parah lagi mungkin dirobohkan. Walaupun itu bisa diselesaikan, janganlah menjadi suatu kebanggaan bahwa rumah anda bisa dibangun tanpa IMB... itu tidak baik.

4. Seleksi Kepala Tukang atau Mandor
Tidak sulit mencari tukang atau mandor, begitu anda mulai memberitahu pada beberapa orang atau kenalan anda maka akan banyak datang tawaran orang untukmengerjakan rumah anda. Seleksilah mereka berdasarkan kwalitas (kemampuan kerja) jika perlu anda bisa melihat hasil yang telah mereka kerjakan. Sebaiknya anda memperkerjakan tukang yang direkomendasi oleh orang yang anda kenal. Akan lebih baik dibuatkan kontrak kerjanya.

5. Penyediaan Material
Sebelum menyediakan material bangunan ada baiknya tanya dulu dengan tukang, material apa saja yang harus anda beli. Setelah dicatat dengan baik anda cari di toko bahan bangunan dan jangan segan-segan untuk bertanya. Material apa yang terbaik yang akan anda gunakan pada bangunan anda. Lakukanlah survey pada beberapa toko bahan bangunan, akan lebih baik anda pergi ke toko bangunan yang besar (one stop shopping), karena biasanya disini anda bisa berkonsultasi dengan gratis dan pilihannya cukup variatif. Kumpulkan brosur-brosur bahan bangunan, pelajari dan pilih mana yang cocok untuk rumah anda.

6. Pengawasan
Lakukanlah pengawasan sesering mungkin, namun jangan terlalu mencampuri masalah teknik kerja. Memang disaat sedang membangun lokasi bangunan akan kelihatan sembrawut, atau mungkin anda merasakan ruangan yang dibuat terlalu kecil. Selagi ukurannya telah sesuai dengan gambar panduan yang anda tentukan, ikutilah gambar tersebut. Karena jika anda mulai mencoba-coba untuk merobah ukuran ruang yang akan dibangun akan berakibat fatal. Perobahan denah akan berpengaruh terhadap bentuk bangunan, sistim konstruksi kuda-kuda dan bentuk atap.
Sebaiknya anda cukup memastikan apakah yang dibuat oleh tukang telah sesuai dengan gambar.